Mekanika Tanah 2 - KEKUATAN GESER TANAH ( BAB IV )

BAB IV

KEKUATAN GESER TANAH

A.     Pendahuluan

Kekuatan geser tanah dapat didefinisikan adalah untuk mengukur kemampuan tanah menahan tekanan tanpa terjadi keruntuhan.

Pada dasarnya kekuatan geser tanah dapat digolongkan sebagai berikut:

1.      Kohesi (C)

2.      Sudut geser dalam/antar butir (Æ)

3.      Tegangan longsor (Cu )

4.      Sensitivity (S)

5.      Compression Indeks (C)

6.      Koefisien Konsolidasi (Cv )

Dalam aplikasinya, parameter kekuatan geser tanah dapat digunakan untuk menghitung :

1.      Daya dukung tanah dasar

2.      Stabilitas lereng

3.      Tegangan lateral

Dalam pembahasan ini yang akan dibahas adalah mengenai kohesi C  dan sudut geser dalam Æ. Sedangkan  untuk Cu, St, Cc, dan Cv tidak dibahas, karena paremeter tersebut lebih banyak dibahas dalam pembahasan konsolidasi dan penurunan.

Tanah pada umumnya digolongkan sebagai berikut:

a.      Tanah berkohesi atau berbutir halus (Lempung), hanya ada C, sedangkan Æ = 0

b.      Tanah tidak berkohesi atau berbutir kasar (pasir/kerikil), hanya ada Æ, sedangkan C = 0

c.       Tanah berkohesi-gesekan (lanau), ada C dan Æ

Hipotesa mengenai kekuatan geser tanah diajukan oleh Coulomb (1773), sehingga disebut Hukum Coulomb. Tahun 1925 dirubah oleh Terzaghi dengan memasukan unsure tegangan air dan dibuktikan oleh Hvorslev (1937), sehingga persamaan yang sudah dirubah tersebut dikenal sebagai persamaan Coulomb-Hvorslev.

 

 

 

S = C + tan

Dimana :

S = kekuatan geser tanah

C = kohesi tanah

= sudut geser dalam

= tegangan normal pada bidang kritis

 


  S                                                      S = C + tan

               

                                       C

                                              

                                             

 

 

 

Akibat pengaruh tegangan air pori :

 

 

S = C’ + tan

 


  S                                         S = C’ + tan

                      

 

 

 

 


                                                 = - µ

Dimana :

C’ = kohesi tanah efektif

= sudut geser dalam efektif

= tegangan normal efektif

µ    = tegangan air pori

B.      Percobaan Kekuatan Geser Tanah

 

Untuk mendapatkan nilai C dan dapat dilakukan dengan 3 (tiga ) cara percobaan, yaitu:

 

a.      Percobaan geser langsung (Direct Shear Test)

b.      Percobaan Triaxial (Triaxial Test)

c.       Percobaan tekan bebas (Unconfined Compression Test)

Percobaan kekuatan geser dapat dibagi dalam tiga bagian :

1.      Percobaan tertutup (Undrained Test)

Pada percobaan ini air tidak iijinkan mengalir keluar dari contoh tanah sama sekali, baik pada tingkat pertama maupun kedua. Disini biasanya tegangan air pori tidak diukur. Biasanya digunakan untuk tanah lempung.

 

2.      Percobaan tertutup dan di konsolidasikan (Consolidated Undrained Test)

Pada percobaan ini contoh tanah diberikan tegangan normal dengan air diperbolehkan mengalir dari contoh. Tegangan normal bekerja sampai konsolidasi selesai, yaitu sampai tidak ada lagi perubahan isi contoh. Kemudian contoh tanah di tutup dan diberi tegangan geser secara tertutup (Undrained).

 

3.      Percobaan terbuka (Drained Test)

Contoh tanah diberikan tegangan normal dan air di perbolehkan mengalir sampai konsolidasi selesai. Kemudian diberikan tegangan geser dengan kondisi semula.

 

Percobaan triaxial merupakan metode yang paling umum dipakai di dalam  laboratorium-laboratorium mekanika tanah dibandingkan dengan dua percobaan tersebut.

 

 

 

 

C.      Lingkaran Mohr

Lingkaran Mohr adalah cara untuk mendapatkan harga dan secara grafis tegangan normal di plotkan ke sumbu X (positif, kekanan) dan tegangan geser di plotkan ke sumbu Y.

 

 

OT =   + =

Jari-jari lingkaran ;   =

Garis TP miring dengan sudut 2 terhadap sumbu X (pengukuran sudut berlawanan dengan arah jarum jam). Koordinat titik P adalah (

 

= OT + TL

   = + TP coc

  = + . cos 2

 

= TP. Sin 2

   = . Sin 2

 

 

 

0 komentar:

Google+ Followers

Salam Blogger, Terimakasih telah berkunjung Berkunjung di Blog saya, Dipersilakan buat sahabat-sahabat blogger agar dapat mengikuti blog saya. "Ilmu sebaiknya jangan di Pendam, Tetapi di Sebarluaskan". Thank buat orang special dalam hidup saya. Terimakasih